Banjir Di Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa, Sejumlah Infrastruktur Mengalami Kerusakan

Banjir Di Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa, Sejumlah Infrastruktur Mengalami Kerusakan

Diterbitkan Kamis, 9 Februari 2017 oleh nyoman_dian 412 kali dilihat


Tingginya curah hujan di sejumlah wilayah Provinsi NTB dalam beberapa hari belakangan ini mengakibatkan terjadinya Banjir pada beberapa lokasi, yang terbaru melanda Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa. Karena hujan deras yang terus mengguyur bahkan sampai dengan hari ini Kamis, 9 Februari 2017 mengakibatkan sedikitnya tiga Dusun terkena banjir yaitu Dusun Penjarum Desa Sugian dimana 11 rumah terendam air setinggi 50 sentimeter, Dusun Sendang Desa Dara Kunci terendam air dengan ketinggian 50 sentimeter dan Dusun Batu Sele Desa Dara Kunci sebanyak 115 atau 368 jiwa terdampak banjir.

Banjir di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa. Banjir paling besar di awal tahun 2017

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nusa Tenggara Barat Muhammad Rum, Kamis 9 Februari 2017 pukul 2 dini hari, terjadi banjir bandang di Desa Sambelia dan Desa Dara Kunci Kabupaten Lombok Timur

Dampak ketinggian air 50 senitimeter hingga satu meter menimbulkan kerusakan satu unit bendungan jebol, dua jembatan desa ambruk/putus. Bahkan salah satu Dusun, yaitu Dusun Batu Sele masih terisolir karena Jembatan Damrah yang dibangun pada tahun 1996 berada pada Ruas Jalan Provinsi (Lb. Lombok – Sambalia) terkikis ataupun tergerus. ”Ada satu jembatan dan tergerus sepanjang delapan meter,” kata Muhammad Rum, Kamis 9 Februari 2017 malam.

Bupati Kabupaten Lombok Timur Ali bin Dahlan turun ke lapangan ke lokasi kejadian meminta untuk memulihkan sementara jembatan yang rusak akibat banjir dan memerintahkan untuk memberikan dukungan logistik kepada masyarakat terdampak banjir sebanyak 115 kepala keluarga (KK) atau 368 jiwa.

Sedangkan banjir di Kabupaten Sumbawa yang melanda Kecamatan Sumbawa dan Labuhan Badas sejak 7 Februari 2017 pukul 10 malam menimpa sebanyak 557 KK atau 1.934 jiwa di Kecamatan Sumbawa dan 2719 KK atau 10.147 jiwa di Kecamatan Labuhan Badas.

Banjir yang terjadi hari kedua, 8 Februari 2017 jam 9 pagi di Kecamatan Tarano sebanyak 1.812 KK atau 7.248 jiwa yang mengalami banjir dan di Kecamatan Empang menimpa 1.085 KK atau 4.340 jiwa dan banjir yang terjadi pada hari ketiga, 9 Februari pukul 9 pagi terjadi di Kecamatan Moyo Utara dan Moyo Hilir menimpa sebanyak 1.372 KK atau 5.518 jiwa. Jumlah keseluruhan yang terdampak sebanyak 7.545 KK atau 29.187 jiwa. ”Tidak ada korban jiwa,” ujar Muhammad Rum.

Sedangkan banjir di Kecamatan Moyo Utara merendam tanaman padi di sawah yang baru ditanam seluas 175 hektar.


Tinggalkan Komentar :



Komentar :

Belum Ada Komentar

Sambutan Kepala Dinas
Telusuri
Agenda

Rakor Ketahanan Keluarga

Program

Hotel Lombok Astoria

Rabu, 14 November 2018

08.00 WITA


Lokakarya Penurunan Prevelensi Kurang Gizi di Provinsi NTB

Bidang PIW

Hotel Grand Legi

Rabu, 14 November 2018

08.00 WITA


Rapat Teknis Input Data e-Sakip

Program

Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB

Rabu, 14 November 2018

08.30 WITA


Kegiatan Penyusunan Detail Engineering Design Ruang Terbuka Publik dan Promenade Dusun Grupuk di KSPN Mandalika NTB TA. 2018

Bidang Tata Ruang

D’max Convention

Kamis, 15 November 2018

08.00 WITA


Grand Opening Olimpiade Pecinta Quran 2

Bidang Bina Konstruksi

Ballroom IC NTB

Kamis, 15 November 2018

08.00 WITA

Arsip Berita
Like Us On Facebook
Follow Us On Twitter
Subscribe Us On Youtube
Pengunjung

Hari Ini : 0

Kemarin : 0

Minggu Ini : 0

Bulan Ini : 33

Total Pengunjung : 9861

Polling Website

Apakah Website Ini cukup membantu anda dalam mencari Informasi Ke-PU-an ?


Link Terkait