KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN ALAT-ALAT BERAT DALAM PENANGANAN PASCA GEMPA

KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN ALAT-ALAT BERAT DALAM PENANGANAN PASCA GEMPA

Diterbitkan Kamis, 20 September 2018 oleh ucang 56 kali dilihat


Mataram – 20 September 2018, Bertempat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi NTB diadakan rapat dengan pembahasan terkait pemanfaatan alat berat di lokasi bencana gempa. Rapat ini banyak dihadiri oleh perusahaan BUMN maupun swasta diantaranya PT. Waskita Karya, PT. Nindya Karya, PT. Wijaya Karya, PT. Pembangunan Perumahan, PT. Rangga Eka Pratama, PT. Tepat Guna Reforindo, PT. Aria Jaya Raya, PT. Bunga Raya Lestari, PT. Putra Seruyan Megah Jaya dan PT. Tunas Jaya Sanur.

Salah satu peran PUPR di sektor infrastruktur dalam penanganan pasca bencana gempa adalah menginventarisir dan memastikan ketersediaan alat berat. Berhubungan dengan itu, disampaikan Ir. Akhmad Makchul, M.Si selaku Sekretaris Dinas PUPR sekaligus pimpinan rapat, rapat ini bertujuan membahas kebutuhan alat berat dalam masa pemulihan, ketersediaan alat berat saat ini serta kemampuan kontraktor dalam membantu penambahan alat berat.

Dari data yang telah dihimpun, tidak sedikit jumlah alat berat yang telah ditarik oleh beberapa pihak semenjak berakhirnya masa tanggap darurat 25 Agustus 2018. Hal ini menambah beban kebutuhan tambahan alat-alat berat berdasarkan perkiraan jumlah rumah yang siap dirobohkan serta memperlebar target penyelesaian pembersihan puing-puing bangunan rumah ataupun gedung.

Berikut merupakan tabel sandingan data alat-alat berat 29 Agustus 2018 dan 20 September 2018 beserta kebutuhan tambahan alat berat saat ini:

 

29/8/18

20/9/18

Kebutuhan Tambahan

Excavator

19

18

18

Loader

2

2

7

Bulldozer

3

2

7

Dumptruck

15

6

36

Truck Trailler

 

1

8

Jumlah

39

28

76

 

Menyadari akan keadaan ini, beberapa perusahaan yang hadir dalam rapat bersedia membantu memberikan penambahan alat-alat berat. Diketahui terdapat 5 tambahan alat berat berupa excavator. Kekurangan alat berat lainnya akan diusahakan oleh PUPR dengan menghubungi mitra-mitra kerja seperti yang disampaikan oleh Ir. Akhmad Makchul, M. Si selaku pimpinan rapat.

“Kita akan terus berkomunikasi dengan mitra-mitra kerja dari swasta yang siap ikut berpartisipasi dalam penanggulangan bencana alam gempa dalam masa transisi”, ujarnya disela-sela rapat.

Penggunaan alat berat dalam penanganan pasca bencana ini yaitu untuk melakukan pembersihan di lokasi-lokasi bencana dalam mempercepat pembangunan Hunian Sementara maupun Hunian Tetap serta pemulihan fasilitas sosial. Kedepannya distribusi alat-alat berat akan diatur di lokasi yang tepat dan saling terkait agar penggunaan alat-alat berat dapat lebih efisien.

“Perlu pemetaan kebutuhan alat-alat berat dimasing-masing titik yang dianggap rawan dan sesuai kebutuhan tempat yang tepat”, kata Ir. Akhmad Makchul, M.Si menjelang menutup rapat. ~ppid~


Tinggalkan Komentar :



Komentar :

Belum Ada Komentar

Sambutan Kepala Dinas
Telusuri
Agenda

Rakor Ketahanan Keluarga

Program

Hotel Lombok Astoria

Rabu, 14 November 2018

08.00 WITA


Lokakarya Penurunan Prevelensi Kurang Gizi di Provinsi NTB

Bidang PIW

Hotel Grand Legi

Rabu, 14 November 2018

08.00 WITA


Rapat Teknis Input Data e-Sakip

Program

Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB

Rabu, 14 November 2018

08.30 WITA


Kegiatan Penyusunan Detail Engineering Design Ruang Terbuka Publik dan Promenade Dusun Grupuk di KSPN Mandalika NTB TA. 2018

Bidang Tata Ruang

D’max Convention

Kamis, 15 November 2018

08.00 WITA


Grand Opening Olimpiade Pecinta Quran 2

Bidang Bina Konstruksi

Ballroom IC NTB

Kamis, 15 November 2018

08.00 WITA

Arsip Berita
Like Us On Facebook
Follow Us On Twitter
Subscribe Us On Youtube
Pengunjung

Hari Ini : 0

Kemarin : 0

Minggu Ini : 0

Bulan Ini : 33

Total Pengunjung : 9866

Polling Website

Apakah Website Ini cukup membantu anda dalam mencari Informasi Ke-PU-an ?


Link Terkait