EXPOSE INTEGRATED TOURISM MASTER PLAN (ITMP) LOMBOK & KEBUTUHAN DATA INFRASTRUKTUR

EXPOSE INTEGRATED TOURISM MASTER PLAN (ITMP) LOMBOK & KEBUTUHAN DATA INFRASTRUKTUR

Diterbitkan Kamis, 8 November 2018 oleh M. Kausar 3565 kali dilihat


Mataram – November 2018, PT. AECOM Indonesia  bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB dan beberapa instansi terkait telah mengadakan rapat koordinasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Aula Pengga DPUPR Prov. NTB.

Pembahasan dalam rapat tersebut terkait Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Lombok yang dicanangkan oleh BPIW Kementerian PUPR. ITMP Lombok merupakan tanggung jawab bersama dalam merancang, membangun sebuah program dan melakukan pengendalian serta pengawasan yang didalamnya terdapat kesinergian antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Penyusunan ITMP merupakan kegiatan yang akan menggunakan anggaran dari dukungan Bank Dunia dalam rangka pengembangan pariwisata di Tanah Air.

ITMP sendiri dilaksanakan / berfokus di 3 tempat Lombok, Danau Toba dan Borobudur. PT. AECOM Indonesia merupakan pihak yang ditunjuk untuk melaksanakan pekerjaan ITMP untuk pulau Lombok.  Tahap yang saat ini dihadapi yakni memasuki tahap pengumpulan data dan analisa.

Disampaikan oleh Aryo Kuncuro, ST., M.Ars selaku Assistant Team Leader PT. AECOM Indonesia, proyek – proyek yang menjadi ranah ITMP dalam bidang ke-PU-an banyak membutuhkan data terkait infrastruktur jalan dan jembatan. Dibutuhkan juga partisipasi aktif, data perencanaan, pembangunan, dan pemeliharaan terhadap rencana infrastruktur jangka menengah dan panjang yang diharapkan dapat tersinkronasi dengan ITMP dalam menunjang pariwisata daerah.

Dalam presentasinya juga menuturkan, berdasarkan data World Bank bahwa kunjungan wisata di Indonesia dan Asia Tenggara meningkat beberapa tahun terakhir, yang menikmati porsi terbesar ialah Bali dan Pemerintah Pusat merasa perlu mengembangkan daerah wisata lain.

Lanjutnya, Kendala dalam pengembangan pariwisata diantaranya koordinasi antar sektor masih lemah, infrastruktur/ pelayanan masyakarat masih rendah (kualitas infras), pekerja pariwisata masih sedikit dan skill minim dan lingkungan investasi perlu ditingkatkan (sumber: World Bank).

Selain itu, terdapat 4 komponen yang harus terintegrasi dengan baik dalam meningkatkan pariwisata yang juga merupakan tantangan kedepan, yakni: 1. Meningkatkan kapasitas kelembagaan untuk memfasilitasi pengembangan pariwisata terpadu dan berkelanjutan, 2. Meningkatkan kualitas jalan dan akses pelayanan dasar di kawasan wisata yang dipilih, 3. Mendorong partisipasi lokal dalam perekonomian sektor pariwisat,. 4. Meningkatkan lingkungan yang kondusif untuk masuknya investasi swasta dan usaha ke bidang pariwisata.

Dalam program ini, infrastruktur jalan mempunyai porsi yang sangat besar dalam membantu meningkatkan kepariwisataan. Disampaikan oleh Ir. Wedha Magma Ardhi, MTP selaku Kepala Dinas PUPR Prov. NTB, pembangunan jalan di NTB juga memberikan manfaat tidak hanya benefit maupun impact tetapi juga di sektor-sektor lain contohnya sport tourism, marathon dan balap sepeda.

Menjelang akhir rapat, Ir. Wedha Magma Ardhi, MTP mengatakan “Kita siap melaksanakan dan mendukung program tersebut dalam meningkatkan sektor pariwisata serta bersama-sama mampu menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (tahu membangun dan juga harus tahu merawat)”.

“Kita juga harus menyiapkan baik – baik strategi wisata di Lombok dari destinasi, akses dan masyarakatnya”, tambahnya.

Diharapkan koordinasi yang terjalin saat ini hingga kedepannya dapat menciptakan konsep infrastruktur pendukung pariwisata yang terpadu di Lombok.~ppid~


Tinggalkan Komentar :



Komentar :

Belum Ada Komentar

Inovasi Layanan : BeGAWE
Responsive image

Ada yang ingin Sobat PUPR sampaikan ? Scan QR dibawah ini
Responsive image
Pelayanan Aduan & Permohonan Informasi

Akses Daftar Informasi Publik
Responsive image
Daftar Informasi Publik

Responsive image
Responsive image
Survei Kepuasan Masyarakat Online Terintegrasi
KLIK DISINI

Telusuri
Agenda

Koordinasi Penyusunan Rencana Pengelolaan DAS di Wilayah NTB 2025 -2029 Pengelolaan dan Antisipasi Bencana Hidrologi.

-

Ruang Rapat Bappeda Prov NTB

Senin

14:00 WITA


Kunjungan Lapangan President Of Asian Development Bank (ADB).

SDA

Sekretarian GP3A Tengker Daerah Irigasi Gde Bongoh, Kab Loteng

Senin

14:00 WITA


Pelaksanaan Launching Koperasi.

-

Koperasi Desa Merah Putih Kekeri Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat

Senin

10.00 WITA


Pembentukan Tim Intensifikasi dan Ekstensifikasi PAP Tahun 2025.

-

Ruang Rapat TMOU, Bappenda Prov NTB

Senin

09:00 WITA


Pemetaan Kompetensi ASN Lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

UP

Ruang CAT UPPK, BKD Prov NTB

Senin

07.30 WITA

Responsive image
Responsive image
Arsip Berita
Like Us On Facebook
Follow Us On Twitter
Subscribe Us On Youtube
Pengunjung

Hari Ini : 0

Kemarin : 0

Minggu Ini : 0

Bulan Ini : 1680

Total Pengunjung : 572485

Polling Website

Apakah Website Ini cukup membantu anda dalam mencari Informasi Ke-PU-an ?



Link Terkait